KOTA, SIDOARJONEWS.id — Ali Machfud, oknum guru SMP Negeri di kawasan Kota Sidoarjo divonis 7 tahun 6 bulan penjara atas perkara pencabulan terhadap siswanya sendiri.
Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo, Yuli Effendi juga menjatuhi terdakwa Ali Machfud dengan hukuman denda Rp 5 Miliar, subsider 3 bulan pada Kamis (24/1/2025)
“Terdakwa (Ali Machfud) terbukti dengan sah dan meyakinkan telah melakukan pelanggaran pidana pencabulan anak di bawah umur,” ucap Ketua Majelis Hakim, Yuli Effendi.
Menurut Majelis Hakim, oknum guru tersebut terbukti melanggar pasal pencabulan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 82 ayat (1) UURI No 17 Tahun 2016 yang menjadi, UU Jo Pasal 76E UURI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.
Hakim menilai, hal yang memberatkan putusan tersebut karena terdakwa merupakan seorang guru atau pendidik di lembaga pendidikan.
Seorang guru harusnya melindungi anak-anak didiknya bukan malah menjadi pelaku pencabulan yang dapat merusak masa depan anak.
Terdakwa Ali Machfud merupakan seorang guru SMP Negeri di Sidoarjo dengan status ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Ali Machfud selama tujuh tahun enam bulan dengan denda Rp 5 miliar subsider 3 bulan,” katanya.
“Jika denda tidak dibayar, maka masa tahanan terdakwa ditambah satu bulan,” tandas Hakim.
Kasus pencabulan terhadap siswanya yang dilakukan oknum guru Ali Machfud ini mencuat setelah orang tua korban lapor ke Polresta Sidoarjo.
Kemudian pada Juni 2024 lalu, Kasatreskrim Polresta Sidoarjo menetapkan Ali Machfud sebagai tersangka pencabulan anak. (ipung)