Sunday, March 8, 2026
HomePolitikEmpat Pilar Kebangsaan Jadi Fokus Sosialisasi Dr. Arzeti Bilbina di Sidoarjo

Empat Pilar Kebangsaan Jadi Fokus Sosialisasi Dr. Arzeti Bilbina di Sidoarjo

 

BUDURAN, SIDOARJONEWS.id – Upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika sosial masyarakat terus dilakukan oleh berbagai elemen bangsa. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar oleh Dr. Arzeti Bilbina Setyawan, M.A.P. di Perumahan Tridasa Windu Asri, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (14/12/2025) lalu.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk menanamkan kembali pemahaman mendalam tentang Empat Pilar Kebangsaan, yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika, sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam suasana dialogis dan penuh antusiasme, sosialisasi ini diikuti oleh warga setempat dari berbagai latar belakang. Mereka tampak aktif mengikuti paparan materi sekaligus terlibat dalam sesi diskusi yang membahas tantangan aktual dalam mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan di kehidupan sehari-hari.

Dr. Arzeti Bilbina Setyawan dalam penyampaiannya menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan bukan sekadar konsep normatif, melainkan pedoman hidup yang harus dipahami, dihayati, dan diamalkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, tantangan globalisasi, perkembangan teknologi, serta arus informasi yang begitu cepat menuntut masyarakat untuk memiliki fondasi kebangsaan yang kuat.

“Empat Pilar Kebangsaan adalah perekat bangsa. Jika nilai-nilai ini tidak dipahami dengan baik, maka potensi perpecahan akan semakin besar. Karena itu, peran masyarakat sangat penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan NKRI,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari harus dimulai dari lingkungan terdekat, seperti keluarga dan komunitas tempat tinggal. Nilai toleransi, gotong royong, saling menghormati, dan musyawarah menjadi kunci dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis.

Lebih lanjut, Dr. Arzeti menyampaikan bahwa pemahaman terhadap UUD 1945 dan prinsip NKRI penting untuk menumbuhkan kesadaran hukum serta rasa tanggung jawab sebagai warga negara. Sementara itu, semboyan Bhinneka Tunggal Ika harus terus dijaga sebagai kekuatan bangsa Indonesia yang majemuk.

“Kita boleh berbeda suku, agama, budaya, dan pandangan, tetapi tetap satu sebagai bangsa Indonesia. Itulah makna Bhinneka Tunggal Ika yang harus terus dirawat,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari warga Perumahan Tridasa Windu Asri. Sejumlah peserta menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai mampu membuka wawasan serta memperkuat rasa kebangsaan, khususnya di tengah kondisi sosial yang dinamis.

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif. Berbagai isu aktual dibahas, mulai dari tantangan menjaga persatuan di era digital, peran generasi muda dalam menjaga nilai kebangsaan, hingga pentingnya pendidikan karakter berbasis Pancasila.

Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya memahami secara konseptual, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, semangat persatuan, toleransi, dan cinta tanah air dapat terus tumbuh dan menjadi benteng dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

(*/Yard)

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKUTI

9,204FansLike
27,137FollowersFollow
37,400FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

BERITA POPULER