Thursday, February 19, 2026
HomePeristiwaDebit Sungai Buntung Melonjak, Ratusan Rumah di Taman Terendam

Debit Sungai Buntung Melonjak, Ratusan Rumah di Taman Terendam

TAMAN, SIDOARJONEWS.id – Luapan air dari Sungai Buntung kembali menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Minggu (15/2/2026) malam hingga Senin (16/2/2026) pagi. Peningkatan debit air membuat genangan masuk ke permukiman warga di sedikitnya enam desa dengan ketinggian air yang bervariasi.

Desa Bringinbendo menjadi wilayah yang terdampak cukup signifikan. Di desa ini, banjir bahkan sudah terjadi selama sekitar sepekan terakhir. Meski sempat mengalami penurunan, genangan kembali meninggi dan merendam akses jalan serta rumah warga di beberapa titik.

Kepala Desa Bringinbendo, Sholeh Dwi Cahyono, mengatakan banjir melanda tiga dusun, yakni Bringin Wetan, Bringin Kulon, dan Bendo.

“Genangan terjadi di tiga dusun dengan ketinggian air antara 15 sampai 30 sentimeter,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, Dusun Bringin Kulon mencatat dampak paling besar dengan 119 rumah terendam. Sementara, di Dusun Bringin Wetan, terdapat 47 rumah terdampak dan di Dusun Bendo lima rumah.

“Untuk Dusun Bendo, yang paling banyak terdampak justru lahan persawahan. Dalam dua bulan terakhir, ini termasuk banjir yang paling parah,” ungkapnya.

Camat Taman, Ahmad Fauzi, menambahkan selain Bringinbendo, banjir juga meluas ke Desa Kramatjegu, Tanjungsari, Pertapanmaduretno, Ketegan, dan Trosobo.

“Kami terus berkoordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait agar penanganan di lapangan bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUBMSDA Kabupaten Sidoarjo, M. Makhmud, menyampaikan pihaknya telah mengirimkan dua unit pompa portable guna mempercepat penyedotan air di lokasi terdampak.

“Dua pompa sudah kami operasikan. Kami juga menyiapkan skema pengalihan aliran dari Sungai Buntung ke Sungai Pelayaran serta Sungai Mangetan Kanal Dungus supaya genangan bisa segera surut,” jelasnya.

Selain itu, normalisasi saluran drainase di sejumlah titik rawan turut disiapkan sebagai langkah lanjutan. Petugas masih memantau perkembangan debit air untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan kembali, terutama jika curah hujan tinggi kembali terjadi di wilayah Kecamatan Taman dan sekitarnya.

(Hnf)

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKUTI

9,204FansLike
27,159FollowersFollow
37,400FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

BERITA POPULER