Senin, September 1, 2025
BerandaRagam SidoarjoKenapa Ada Bacaan "Radiya Allahu 'Anhu ketika Tarawih"?

Kenapa Ada Bacaan “Radiya Allahu ‘Anhu ketika Tarawih”?

KOTA, SIDOARJONEWS.id – Kenapa Ada Bacaan “Radiya Allahu ‘Anhu ketika Tarawih”? Ini Penjelasan Dr. Bahrul Huda, Lc., dari Aswaja NU Center Sidoarjo

Kenapa ada bacaan Tarāḍī (bacaan radiya Allah ‘anhu) dan Shalawat di sela-sela dua raka’at Salat Tarawih?

Jamak kita ketahui, bahwa saat salat Tarawih didirikan terdengar suara Bilal mengkomandoi jamaah untuk menyela-nyela salat dengan zikir shalawat, tarāḍī, zikir akan karunia Allah (baik faḍl, rahmat, dst. dengan ucapan فضلا من الله تعالى ونعمة…).
Hal demikian merupakan kebaikan yang senantiasa perlu dilestarikan dan bagian dari bid’ah hasanah (baik).

Diantara alasan kebaikan hal ini adalah:
1. Hadis:
أَنْ لا تُوصَلَ صَلَاةٌ بصَلَاةٍ حتَّى نَتَكَلَّمَ أَوْ نَخْرُجَ (صحيح مسلم : 883)

“Janganlah kamu menyambungkan satu salat dengan satu salat lain sehingga kamu berbicara atau keluar”
(HR. Muslim: 883)

2. Pendapat Ulama:
ويندب أن ينتقل لفرض أو نفل من موضع صلاته ليشهد له الموضع حيث لم تعارضه فضيلة، نحو صف أول، فإن لم ينتقل فصل بكلام إنسان
( إعانة الطالبين على حل ألفاظ فتح المعين ج. 1 ص. 219)

“Disunnahkan (bagi seseorang) untuk berpindah saat akan melaksanakan salat fardhu atau sunnah dari tempat salat (sebelum)nya agar tempat tersebut menjadi saksi (kelak di hari Hisab), sekiranya hal ini tidak bertentangan dengan satu keutamaan (misal; telah berada di shaf awal, akan terbilang meninggalkan keutamaan shaf awal jika ia pindah tempat).

Maka saat ia tidak berpindah tempat hendaknya ia memisahkan (salat-salatnya) dengan berbicara” (Kitab I’ānat al-Țālibīn, Juz 1 Hal. 219)

3. Mengenang para Khalifah Nabi saw.
Di mana sebagian Salaf telah berkata:
ذكر الصالحين تنزل الرحمة

“Mengenang orang-orang saleh akan menurunkan rahmat)”.

4. Tidak ada nash yang melarang segala bentuk zikir, doa, dan bacaan al-Quran yang diucapkan di sela-sela dua atau empat rakaat Tarawih (Syekh Athiyah Muhammad Shaqr dalam kitab Fatāwā Dār al-Iftā’ al-Maṣriyyah juz 8 hal. 475)

***

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKUTI

9,233FansSuka
26,618PengikutMengikuti
35,500PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

BERITA POPULER