KOTA, SIDOARJONEWS.id – Hujan deras terus mengguyur Kabupaten Sidoarjo dalam beberapa hari kemarin. Akibatnya, sejumlah wilayah terjadi genangan banjir, namun tidak lama, langsung surut.
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali mengatakan untuk mengantisipasi tidak terjadi banjir dalam waktu lama, semua rumah pompa dalam keadaan siaga. Sehingga ketika ada hujan besar langsung dapat difungsikan.
“Iya dari kemarin curah hujan agak tinggi, meski terjadi genangan hanya beberapa jam saja. Tidak sampai lama, karena rumah-rumah pompa sudah siap siaga semuanya,” kata Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali saat dikonfirmasi pada, Jumat (12/1/2024).
Gus Muhdlor, sapaan akrab Ahmad Muhdlor menambahkan, banjir yang cukup lama terjadi biasanya di daerah cekungan. Seperti di Desa Sidodadi dan Tanjungsari Kecamatan Taman dan juga wilayah Krian. Disana sudah disiapkan alat pompa portable.
“Yang susah itu di Tanjungsari banjirnya karena luapan kali buntung. Memang harus sebuah dam untuk menampung air supaya tidak meluap ke rumah-rumah warga, tahun ini kita perbanyak pompa-pompa portable,” ujarnya.
Ia mengajak semua masyarakat untuk bersama-sama menanggulangi terjadinya banjir. Gus Muhdlor mencontohkan daerah Kecamatan Tanggulangin yang mengalami subsiden tanah cukup dalam, banjirnya bisa ditangani dengan baik.
“Tapi memang butuh proses dalam menanggulangi banjir dan butuh dukungan semua pihak dengan cara tidak membuang sampah di sungai maupun membuat jembatan yang sekiranya menghambat aliran air di sungai,” imbuhnya.
Lebih lanjut, bupati usia 32 tahun itu menjelaskan selama tahun 2023 kemarin, Pemkab Sidoarjo sudah banyak melakukan normalisasi sungai-sungai di kota delta.
Harapannya ketika masuk musim hujan seperti sekarang ini, tidak ada lagi sungai dangkal dan airnya meluap ke permukaan. “Sekali lagi saya ingatkan upaya yang dilakukan pemkab ini dijaga dan didukung dengan cara menjaga lingkungan masing-masing,” pungkasnya. (ipung)