Minggu, November 30, 2025
BerandaPemerintahanSoal Banjir di Tanggulangin, Warga Minta Peningkatan Kapasitas Pompa dan Perbaikan Aliran...

Soal Banjir di Tanggulangin, Warga Minta Peningkatan Kapasitas Pompa dan Perbaikan Aliran Sungai

, T

TANGGULANGIN, SIDOARJONEWS.id – Genangan air yang melanda Kecamatan Tanggulangin hampir sepekan terakhir belum menunjukkan tanda-tanda surut. Berdasarkan data terbaru, tercatat 49 RT di tujuh desa masih terendam air dengan ketinggian antara 5 hingga 40 sentimeter.

Kondisi ini memicu keluhan warga yang merasa terus menjadi langganan banjir saban akhir tahun.

Keluhan salah satunya datang dari Irul, warga Desa Banjarasri. Ia menyebut, wilayah Banjarasri dan Kedungbanteng memang memiliki kontur cekung sehingga cepat tergenang saat hujan deras turun. Menurutnya, penanganan banjir perlu ditingkatkan, terutama soal kapasitas pompa dan perbaikan aliran sungai.

“Tentunya perlu ditambah pompa, apalagi pompa yang ada di Desa Banjarsari sering mati-matian,” ujarnya, Selasa (25/11).

Ia juga mengungkapkan, pompa yang ada bahkan sering dibantu blower sewaan milik warga. Irul juga menyoroti kondisi sungai di Banjarasri yang dianggap sudah tidak mampu menampung debit air saat hujan.

Ia berharap ada solusi jangka panjang agar wilayahnya tidak terus menjadi korban setiap musim penghujan. “Harus ada penanganan yang lebih serius, masa kami setiap tahun begini terus,” tambahnya.

Camat Tanggulangin, Sabino Mariano, membenarkan bahwa genangan masih melanda tujuh desa, yakni Penatarsewu, Banjarpanji, Banjarasri, Kedungbanteng, Kalidawir, Gempolsari, dan Sentul. Ia menyebut situasi serupa memang hampir selalu terjadi pada akhir November hingga Desember.

“Seluruh rumah pompa sudah kami instruksikan untuk beroperasi penuh sebagai langkah awal pengendalian banjir,” kata Sabino.

Sebaran banjir cukup luas. Di Kedungbanteng, air menggenang hampir di seluruh RT (01–09) dengan ketinggian 10–40 sentimeter. Di Gempolsari, tujuh RT terdampak dengan ketinggian air 10–30 sentimeter. Penatarsewu mengalami banjir di enam RT setinggi 5–15 sentimeter. Banjarasri tercatat sebagai titik dengan luasan genangan terparah, yakni di 12 RT dan mencapai 40 sentimeter di beberapa lokasi.

Genangan juga ditemukan di Kalidawir, Banjarpanji, dan Sentul, dengan ketinggian antara 5–20 sentimeter. Sabino menyebut, pemantauan dan langkah penanganan masih terus dilakukan oleh tim di lapangan. Jika intensitas hujan kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan, pihaknya tak menutup kemungkinan mengusulkan langkah lanjutan kepada pemkab.

“Jika diperlukan, kami bisa mengajukan status siaga hingga darurat. Posko banjir juga bisa dibuka seperti tahun sebelumnya, tergantung skala kejadiannya,” pungkas Sabino. (Hnf)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKUTI

9,207FansSuka
26,961PengikutMengikuti
36,400PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

BERITA POPULER