Senin, Desember 1, 2025
BerandaOlahragaSMAN 2 Sidoarjo Dapat Dukungan KONI & ESI, Ekskul Esport Kini Makin...

SMAN 2 Sidoarjo Dapat Dukungan KONI & ESI, Ekskul Esport Kini Makin Serius Digarap

KOTA, SIDOARJONEWS.id – SMAN 2 Sidoarjo kembali menjadi sorotan berkat prestasi di dunia Esport. Setelah tim sekolah tersebut berhasil meraih Juara 3 Liga Nasional Esport 2025 untuk kategori game Honor of Kings (HoK), dukungan terhadap pengembangan olahraga elektronik di lingkungan sekolah makin menguat. Penguatan itu tidak hanya datang dari internal sekolah, tetapi juga disokong oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sidoarjo, E-Sport Indonesia (ESI) Jawa Timur, dan ESI Sidoarjo.

Momentum penting ini dikukuhkan melalui Seminar Sosialisasi Esport yang digelar di aula SMAN 2 Sidoarjo pada Kamis, 27 November 2025. Acara tersebut dihadiri para pengurus KONI, jajaran ESI, serta puluhan siswa yang antusias mengikuti pemaparan mengenai masa depan Esport di tingkat pelajar.

Suasana seminar semakin hidup berkat kehadiran Firza Farizan Aulia. Ya, Firza adalah alumni SMAN 2 Sidoarjo yang baru saja meraih Medali Perak cabang Mobile Legends: Bang Bang pada Porprov IX Jawa Timur 2025 di Batu, Malang.

Sosok alumni ini tampil sebagai contoh nyata bahwa jalur Esport dapat menjadi bidang prestasi yang diakui resmi, tidak sekadar hobi yang dilakukan di waktu senggang.

Kehadirannya memberikan motivasi langsung kepada para siswa. Banyak peserta yang sebelumnya hanya bermain Esport secara kasual mulai menyadari bahwa dunia atlet digital memiliki standar kompetisi, etika, hingga peluang karir yang semakin luas. Figur alumni tersebut juga memperlihatkan bahwa sekolah memiliki ekosistem pembinaan yang dapat menghasilkan atlet berprestasi apabila dikelola dengan benar.

Ketua KONI Sidoarjo, Drs. Imam Mukhri, menjadi salah satu pemateri utama dalam seminar ini. Ia memberikan penegasan mengenai pentingnya pembinaan atlet Esport sejak tingkat sekolah menengah sebagai dasar regenerasi atlet masa depan.

“KONI mendukung terbentuknya ekstrakurikuler Esport agar selalu ada regenerasi atlet berbakat,” ujar Imam Mukhri di hadapan para peserta.

Ia menilai, prestasi SMAN 2 Sidoarjo di kancah nasional adalah bukti nyata bahwa sekolah ini memiliki potensi besar untuk dijadikan pilot project atau sekolah percontohan pengembangan Esport di Kabupaten Sidoarjo.

Imam juga menjelaskan, dengan adanya dukungan resmi antara sekolah dan organisasi olahraga, pembinaan Esport dapat berlangsung lebih terarah. Mulai dari latihan terstruktur, manajemen tim, hingga penyiapan mental kompetitif yang sesuai standar KONI dan ESI.

Ekskul Esport Resmi Disetujui Kepala Sekolah

Sejalan dengan dorongan dari KONI, pihak sekolah melalui Kepala SMAN 2 Sidoarjo telah menyatakan kesiapan untuk meresmikan Ekskul Esport sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler. Ekskul ini nantinya dibangun bukan hanya sebagai wadah latihan pertandingan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, disiplin, dan manajemen waktu bagi siswa.

Hal tersebut disampaikan Kepala SMAN 2 Sidoarjo, Dr. Ristiwi Peni, M.Pd. Selain itu, meenurutnya, esport kini bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana bagi siswa untuk belajar disiplin, kerja sama, dan strategi.

“Kami memberi lampu hijau untuk ekskul esport karena kegiatan ini mampu mengembangkan kemampuan siswa, baik dalam kerja tim maupun berpikir cepat. Yang penting, semua tetap berjalan tertib dan tidak mengganggu kegiatan belajar,” ujarnya.

Dr. Ristiwi Peni juga memastikan bahwa sekolah akan memfasilitasi kebutuhan dasar ekskul tersebut, termasuk pendampingan dari guru dan pengawasan agar kegiatan tetap positif.

Terkait classmeeting pada 15–16 Desember 2025, ia menegaskan bahwa pihak sekolah telah memasukkan kompetisi esport sebagai salah satu agenda resmi.

“Classmeeting nanti kami beri ruang untuk pertandingan esport karena antusiasme siswa sangat besar. Kami berharap kegiatan ini menjadi cara yang sehat bagi siswa untuk berkompetisi dan menunjukkan bakat terbaiknya,” tambahnya.

Ia menutup dengan harapan bahwa kegiatan esport di SMAN 2 Sidoarjo dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi siswa.

Dengan pengesahan tersebut, SMAN 2 Sidoarjo akan memiliki struktur pembinaan yang lebih profesional, melibatkan pelatih bersertifikat, modul pelatihan yang sesuai standar, dan penjadwalan yang menyesuaikan kebutuhan akademik siswa.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Harian  ESI Jawa Timur, Daniel Agung, dalam materinya mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara dunia Esport dan pendidikan formal.

“Prestasi dan edukasi itu harus berjalan berdampingan, tidak boleh condong ke prestasi Esport saja, tapi juga akademis,” tegas Daniel.

Menurutnya, siswa sering kali terlalu fokus pada prestasi di dunia game sehingga mengabaikan kewajiban sekolah. Padahal, atlet Esport profesional membutuhkan kemampuan analisa, komunikasi, hingga manajemen diri yang hanya dapat ditempa melalui pendidikan yang baik.

Pesan serupa disampaikan Afrizal Mumtaz, Pelaksana Binpres ESI Sidoarjo. Ia memaparkan bahwa industri Esport tidak semata-mata tentang menjadi pemain.

Ia menjelaskan, karier di Esport itu luas. Ada caster, analis data, pelatih, hingga event organizer.

“Semua itu memerlukan dasar pendidikan yang kuat.” tegas pria pendiam tersebut.

Afrizal menekankan, pentingnya membangun wawasan siswa agar tidak terjebak pada persepsi sempit bahwa Esport hanya identik dengan bermain gim.

Langkah Strategis untuk Cetak Atlet Digital Masa Depan

Dengan digelarnya seminar ini, SMAN 2 Sidoarjo, KONI Sidoarjo, ESI Jawa Timur, dan ESI Sidoarjo menegaskan komitmen bersama untuk membangun ekosistem Esport pelajar yang berkelanjutan. SMAN 2 Sidoarjo kini diproyeksikan menjadi pusat pembinaan atlet digital, sekaligus rujukan bagi sekolah lain yang ingin mengembangkan bidang serupa.

Prestasi Juara 3 Nasional Honor of Kings menjadi pintu masuk bagi sekolah untuk membuktikan bahwa pelajar dapat bersaing di kancah profesional dengan dukungan pembinaan yang tepat. Semangat ini diharapkan mampu melahirkan generasi baru atlet Esport yang tidak hanya unggul dalam kompetisi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan fondasi akademis yang solid.

(Yard)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKUTI

9,207FansSuka
26,961PengikutMengikuti
36,400PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

BERITA POPULER