Sabtu, Agustus 30, 2025
BerandaPelayanan PublikRencana Relokasi SMPN 2 Tanggulangin Hanya Masuk Pembahasan, Belum Ada Tindakan Nyata

Rencana Relokasi SMPN 2 Tanggulangin Hanya Masuk Pembahasan, Belum Ada Tindakan Nyata

KOTA, SIDOARJONEWS.id – Tiap musim penghujan, SMP Negeri 2 Tanggulangin, Sidoarjo selalu dilanda banjir. Hingga saat ini, pemerintah masih belum ada solusi pasti yang bisa mengatasi masalah tersebut.

Baru-baru ini kembali muncul wacana relokasi SMPN 2 Tulangan ke tempat yang lebih aman dari banjir. Ide itu bukan kali pertama, tapi hampir setiap musim hujan selalu ada rencana pemindahan gedung sekolah tersebut.

Sekretaris Komisi D DPRD Sidoarjo Bangun Winarso menyebutkan, setiap tahun kondisi SMPN 2 Tanggulangin selalu dibahas, dari rawan banjir hingga langkah-langkah mengatasinya.

“Setiap tahun, masalah SMPN 2 Tanggulangin selalu dibahas, termasuk wacana relokasi sekolah tersebut,” kata Bangun Winarso.

Kenapa relokasi sekolah tersebut tak kunjung direalisasikan? Legislator dari Fraksi PAN itu menjelaskan, Pemkab Sidoarjo terkendala anggaran. Sebab, dalam dua tahun terakhir Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo fokus pada pembangunan SMPN 2 Tulangan dan SMPN 2 Jabon.

“Ada juga rencana relokasi SMPN 3 Waru dan SD di sana. Pemkab Sidoarjo sudah punya lahan di kawasan Bungurasih,” ucapnya.

Sementara, Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih meminta jika eksekutif memang niat melakukan relokasi sekolah SMPN 2 Tanggulangin, maka harus segera dimulai. Misalkan dilakukan feasibility study (FS) di lokasi yang baru yang tentu tidak rawan banjir.

“Saya lihat dari dinas terkait ini kurang serius, kalau memang serius harusnya dinas pendidikan mencantumkan program relokasi beserta anggarannya dalam rencana kegiatannya,” jelasnya.

Sebab, kata Abdillah Nasih, Komisi D DPRD Sidoarjo sudah merekomendasikan dinas pendidikan untuk mencantumkan anggaran relokasi SMPN 2 Tanggulangin di APBD 2024.

Untuk diketahui, surat dan usulan Komite Sekolah SMPN 2 Tanggulangin itu sudah sampai ke meja Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Dr Tirto Adi MPd. Saat mengunjungi sekolah itu pada Kamis (18/1/2024), Tirto Adi menyatakan ada solusi jangka pendek dan jangka panjang.

Untuk solusi jangka pendek, sudah ada anggaran Rp 1,2 miliar pada 2024 ini untuk meninggikan ruang kelas. Disdikbud juga memberikan sepatu boot untuk anak-anak. Total ada 1.000 sepatu boot. Sekitar 650 telah dibagikan tahun lalu. Sisanya juga segera dibagikan.

”Anak-anak ini sudah diberi sepatu boot karet. Inventaris sekolah. Jadi, walaupun banjir, pembelajaran tetap jalan,” terang Tirto Adi.

Ada pula solusi jangka panjang, Tirto Adi menegaskan lagi wacana untuk merelokasi SMPN 2 Tanggulangin. Dua lokasi pilihan sudah muncul. Masing-masing Desa Putat dan Desa Gempolsari. Lahannya sedang dicari.

”Kami akan terus koordinasi dengan OPD terkait. Perlu dilakukan kajian dan feasibility study untuk mencari lahan pengganti. Yang pasti lokasinya tidak banjir lagi,” ujar Tirto Adi. (Ipung)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKUTI

9,232FansSuka
26,624PengikutMengikuti
35,500PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

BERITA POPULER