KOTA, SIDOARJONEWS.id – Lobby resmi ditutup. Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Esports Sidoarjo 2026 sukses digelar selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2026. Ajang ini bukan sekadar perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi panggung lahirnya calon-calon atlet esports terbaik yang akan dipersiapkan menuju Porprov X Jawa Timur di Surabaya.
Mengusung semangat “Sidoarjo Wayahe Juara”, ratusan player dari berbagai kecamatan dan komunitas esports unjuk skill di setiap pertandingan. Total 460 peserta ikut meramaikan kompetisi dengan semangat kompetitif dan sportif demi mengamankan tiket menuju pembinaan atlet daerah.
Ada enam game yang dipertandingkan dalam Porkab Esports Sidoarjo 2026, yaitu Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Putra, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Putri, Honor of Kings, PUBG Mobile, Free Fire, dan eFootball Console PS4.
Seluruh pertandingan berlangsung di Gedung Youth Center Disporapar Sidoarjo dan Grand Toserba Sidoarjo. Dua venue tersebut dipilih untuk mengakomodasi tingginya antusiasme peserta sekaligus memberikan kenyamanan selama kompetisi berlangsung.
Atmosfer pertandingan benar-benar pecah. Dukungan dari rekan satu tim, keluarga, hingga komunitas esports membuat setiap pertandingan berlangsung panas dan penuh semangat. Mulai babak penyisihan hingga grand final, para atlet menunjukkan kemampuan terbaik demi menjadi yang terkuat.

Tak hanya menghadirkan kompetisi berkualitas, Porkab Esports Sidoarjo 2026 juga memperlihatkan kuatnya kolaborasi lintas sektor. ESI Kabupaten Sidoarjo menggandeng UEC (Unusida Esports Competition) dari Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo sebagai mitra pelaksana untuk mendukung pembinaan esports yang semakin profesional.
Sementara itu, RS Islam Siti Hajar turut memberikan dukungan dalam aspek pelayanan kesehatan agar seluruh peserta dapat bertanding dengan aman dan nyaman selama kompetisi berlangsung.
Salah satu peserta nomor Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), Pincul, menilai penyelenggaraan Porkab Esports Sidoarjo 2026 memberikan dampak positif bagi perkembangan ekosistem esports di daerah. Menurutnya, ajang tersebut menjadi wadah bagi para pemain untuk mengasah kemampuan sekaligus membuka peluang lahirnya regenerasi atlet esports, khususnya di Kabupaten Sidoarjo.
“Menurut kami, Porkab Esports Sidoarjo ini sangat positif. Selain jadi tempat buat mengukur kemampuan, ajang ini juga penting untuk regenerasi semua player esports, khususnya di Sidoarjo. Semoga ke depan turnamen seperti ini bisa terus digelar agar semakin banyak talenta baru yang lahir dan bisa membawa nama Sidoarjo berprestasi,” ujarnya.
Ketua ESI Kabupaten Sidoarjo, Julius Ivan, menegaskan bahwa pertandingan memang telah selesai, tetapi perjuangan para atlet baru saja dimulai. Para juara dan pemain terbaik akan masuk ke program Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) sebagai persiapan menghadapi Porprov X Jawa Timur.
“Setelah ini, para juara akan mengikuti Puslatkab untuk meracik tim atlet dari talenta terbaik Sidoarjo untuk berlaga di Porprov X Jawa Timur. Kita harus bisa back to back juara umum lagi,” ujar Julius Ivan, Minggu, (28/06/2026).
Program Puslatkab nantinya akan ditangani pelatih-pelatih berpengalaman yang telah mengantarkan atlet binaannya hingga level nasional. Targetnya jelas, membentuk skuad terbaik agar Sidoarjo kembali menjadi kekuatan utama esports Jawa Timur.
Keberhasilan Porkab Esports Sidoarjo 2026 menjadi bukti bahwa regenerasi atlet esports di Kota Delta terus berjalan. Dengan dukungan pemerintah daerah, dunia pendidikan, sektor kesehatan, komunitas, dan semangat “Sidoarjo Wayahe Juara”, ESI Kabupaten Sidoarjo optimistis mampu kembali tampil dominan di Porprov X Jawa Timur.
Saat lobby Porkab resmi berakhir, perjuangan menuju panggung yang lebih besar pun dimulai. Road to Porprov X Jawa Timur kini resmi dimulai, dan para talenta terbaik Sidoarjo siap menunjukkan bahwa mereka layak bersaing di level tertinggi.
(Yard)





