KOTA, SIDOARJONEWS.id – Deltras FC menambah kekuatan asing untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Dua pemain, Takuya Matsunaga asal Jepang dan penyerang Abden Abdul asal Irlandia, datang dengan pengalaman berbeda serta membawa ambisi besar bersama The Lobster.
Matsunaga bukan nama baru dalam sepak bola Indonesia. Gelandang kelahiran Kameoka, Jepang, 10 Juni 1990 itu sebelumnya telah memperkuat Kalteng Putra, Persipura Jayapura, dan PSBS Biak. Sebelum berkarier di Indonesia, ia juga sempat bermain di Lithuania bersama Utenis Utena, Estonia bersama Tallinna Kalev, serta Kepulauan Faroe bersama KÍ Klaksvík.
Pengalaman tersebut membuat Matsunaga memahami karakter sepak bola Indonesia. Ia mengaku sejak pertama kali datang, dirinya terkesan dengan fanatisme suporter Tanah Air.
“Orang Indonesia semua cinta sepak bola dan sangat fanatik. Pertama kali saya main di Kalimantan, saya sangat kaget karena stadionnya penuh. Di situ saya betul-betul merasa bermain seperti pemain profesional,” ujar Taki, Rabu (12/8/2026).
Matsunaga juga merasakan perbedaan karakter permainan antardaerah. Pengalamannya bersama Persipura membuatnya terbiasa dengan sepak bola Papua, sementara kini ia mulai menikmati permainan pendek dan penguasaan bola yang menurutnya menjadi karakter banyak tim Jawa.
“Setiap pertandingan melawan tim Jawa saya capek karena mereka suka main pendek dan menguasai bola. Waktu main di Persipura dulu saya juga merasa sangat capek. Tapi sekarang saya gabung Deltras dan mulai suka gaya main pendek ini, jadi adaptasinya cepat dan saya bisa menikmatinya,” lanjutnya.

Sementara itu, Abden Abdul hadir untuk memperkuat lini depan Deltras. Penyerang asal Irlandia tersebut mengaku sepak bola telah menjadi bagian penting dalam hidupnya sejak kecil dan berkembang menjadi karier profesional yang membawanya bermain di berbagai negara.
“Sepak bola selalu menjadi bagian besar dalam hidup saya. Saya sangat bersyukur bisa menemukan passion ini sejak muda dan berkesempatan bermain di banyak negara,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).
Abdul menyebut atmosfer dan reputasi Deltras menjadi alasan penting di balik keputusannya bergabung. Ia ingin menjadi bagian dari proyek tim sekaligus membantu The Lobster membuat pencapaian yang berarti untuk Sidoarjo.
“Atmosfer klub dan reputasi Deltras adalah hal yang benar-benar menarik hati saya. Klub selalu lebih besar daripada seorang pemain, dan saya ingin menjadi bagian dari sesuatu yang luar biasa. Musim ini, kita ingin membuat kenangan indah untuk Sidoarjo,” ungkapnya.
Sebagai striker, Abdul menyadari kontribusinya akan banyak diukur melalui gol. Namun, ia menegaskan kemenangan tim tetap menjadi prioritas utama dan berharap dukungan Deltamania dapat menjadi energi tambahan sepanjang kompetisi.
“Sebagai striker, tentu saya ingin mencetak gol. Namun yang terpenting adalah tim meraih kemenangan. Persaingan di liga ini tidak mudah karena banyak tim bagus. Dukungan dari para fans di stadion akan menjadi motivasi besar bagi kami untuk berjuang meraih hasil terbaik dan membawa Deltras promosi ke kasta tertinggi,” tutupnya.
Kehadiran Matsunaga dan Abdul menambah pengalaman internasional dalam skuad Deltras FC. Matsunaga membawa pemahaman terhadap sepak bola Indonesia setelah memperkuat sejumlah klub Tanah Air, sementara Abdul datang dengan misi menjadi ujung tombak The Lobster.
Kini, keduanya memiliki tujuan yang sama: memberikan kontribusi maksimal dan membantu Deltras FC mewujudkan ambisi promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
(Yard)





