Wednesday, March 4, 2026
HomeKomunitasDahlan Iskan dan Influencer Nasional Ngumpul Bareng Kreator Sidoarjo: Ungkap Rahasia Bangun...

Dahlan Iskan dan Influencer Nasional Ngumpul Bareng Kreator Sidoarjo: Ungkap Rahasia Bangun Citra Positif Daerah di Era Medsos

MALANG, SIDOARJONEWS.id — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memperkuat komunikasi publik memasuki babak baru. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sidoarjo menggelar sebuah forum besar yang mempertemukan pemerintah, komunitas media sosial, influencer, hingga insan kreatif digital dalam satu ruang dialog bertajuk Gov x Creator Connect. Acara yang dilaksanakan di Hotel Rayz UMM Malang pada Senin–Selasa, 17–18 November 2025 ini menjadi momentum penting untuk membangun kolaborasi komunikasi publik yang lebih modern, responsif, dan dekat dengan masyarakat.

Forum tersebut bukan sekadar pertemuan biasa. Diskominfo Sidoarjo menghadirkan lima narasumber yang memiliki reputasi kuat di bidang komunikasi, media, dan kreativitas konten. Mereka adalah CEO Media Disway Dahlan Iskan, Ketua DPRD Sidoarjo H. Abdilah Nasih, Anggota Komisi A DPRD Sidoarjo H. Deny Haryanto, kreator konten sekaligus pemilik akun Instagram @ndorokakung Wicaksono, serta desainer grafis Kementerian Keuangan RI, M. Thoriq. Kombinasi narasumber ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam merangkul para pelaku industri kreatif untuk masuk ke ekosistem komunikasi publik daerah.

Selain para tokoh tersebut, forum ini juga diikuti ratusan peserta yang berasal dari berbagai unsur. Seluruh admin media sosial Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sidoarjo hadir lengkap bersama jajaran Bakohumas OPD, instansi vertikal seperti Polresta Sidoarjo dan BNN Sidoarjo, serta para influencer lokal, komunitas digital, dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Keterlibatan para aktor komunikasi ini menunjukkan bahwa pembangunan citra daerah bukan lagi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi luas dari ekosistem digital yang berkembang pesat.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Plt. Kepala Diskominfo Sidoarjo Eri Sudewo menegaskan bahwa transformasi digital telah mengubah cara masyarakat berinteraksi, memperoleh informasi, hingga membentuk opini publik. Di tengah dinamika informasi yang bergerak cepat, pemerintah dituntut untuk mampu menghadirkan komunikasi publik yang sederhana, cepat dipahami, dan tepat sasaran.

“Dalam menghadapi perubahan ini, komunikasi publik menjadi kunci untuk memastikan bahwa setiap kebijakan, program, dan langkah pembangunan dapat dipahami, diterima, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Eri.

Dirinya menyoroti bahwa tantangan utama komunikasi publik saat ini bukan hanya bagaimana pemerintah menyampaikan informasi, melainkan bagaimana memastikan pesan tersebut benar-benar diterima dan dipercaya masyarakat. Di tengah derasnya arus disinformasi dan opini yang berkembang liar di ruang digital, pemerintah perlu mengubah pendekatan komunikasi menjadi lebih adaptif, kolaboratif, dan berbasis data. Hal ini penting agar pesan pembangunan tidak tenggelam di antara noise informasi yang membanjiri media sosial.

Dengan pendekatan semacam itu, kata Eri, pemerintah dapat memproduksi komunikasi publik yang lebih relevan, kreatif, dan dapat dinikmati masyarakat lintas generasi. Pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan cara lama dalam menyampaikan informasi. Diperlukan kolaborasi nyata yang melibatkan media, komunitas digital, pelaku kreatif, serta masyarakat itu sendiri sebagai bagian dari rantai distribusi informasi.

“Forum ini menjadi wadah untuk membangun komunikasi publik yang lebih kreatif, kredibel, dan inklusif,” tegasnya.

Eri Sudewo berharap Gov x Creator Connect tidak berhenti sebagai acara seremonial belaka, tetapi menjadi ruang kolaborasi berkelanjutan. Menurutnya, strategi komunikasi berbasis komunitas dan kreator konten adalah jalan yang paling relevan untuk menghadirkan narasi pembangunan yang lebih humanis, memiliki kedekatan emosional, dan mudah diterima masyarakat. Dengan dukungan para kreator, pesan-pesan pembangunan dapat disampaikan melalui banyak format seperti storytelling, video kreatif, ilustrasi, hingga konten visual yang menarik perhatian publik.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memperkuat transformasi digital di tubuh birokrasi. Salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas layanan informasi publik dan memperluas ruang partisipasi masyarakat dalam berbagai kanal digital.

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sangat mengapresiasi kehadiran seluruh peserta, termasuk rekan-rekan kreator, media, komunitas, dan mitra pemerintah yang telah menjadi bagian dari perjalanan komunikasi publik di Kabupaten Sidoarjo,” ungkapnya.

Forum kolaborasi ini juga diharapkan menjadi titik temu antara kebutuhan pemerintah dan gaya komunikasi yang berkembang di dunia digital. Pemerintah membutuhkan penyampaian informasi yang tepat, cepat, dan sesuai konteks, sementara kreator konten membutuhkan ruang untuk berperan dan berkreasi dengan lebih bebas namun tetap informatif. Sinergi itu diyakini mampu membentuk ekosistem komunikasi publik yang responsif terhadap isu sosial, perkembangan teknologi, serta preferensi masyarakat modern yang cenderung mengonsumsi informasi visual dan instan.

Selain sesi pemaparan materi, forum ini juga menggelar diskusi interaktif yang memfasilitasi para kreator untuk menyampaikan perspektif mereka terkait pola komunikasi ideal antara pemerintah dan influencer. Banyak peserta menilai bahwa pola komunikasi pemerintah selama ini masih terlalu formal. Mereka berharap ke depan pemerintah bisa lebih terbuka, lebih cepat merespons isu, dan berani menggunakan format komunikasi yang lebih kreatif seperti meme edukasi, video pendek, live streaming, hingga konten humor yang tetap informatif.

Para narasumber juga memberikan pandangan terkait bagaimana pemerintah daerah dapat membangun hubungan yang sehat dengan komunitas kreator. Dahlan Iskan, misalnya, menyoroti pentingnya transparansi informasi dan konsistensi komunikasi sebagai fondasi utama membangun kepercayaan publik. Sementara Wicaksono (@ndorokakung) menekankan bahwa kreator konten bekerja dengan ritme yang berbeda dari pemerintah—mereka mengandalkan kreativitas, momen viral, dan karakter personal sehingga perlu diberi ruang kolaborasi yang fleksibel.

Forum Gov x Creator Connect akhirnya menjadi ajang pertemuan perspektif yang selama ini berjalan sendiri-sendiri. OPD memiliki banyak program pembangunan yang bermanfaat, tetapi tidak semua terkomunikasikan dengan bahasa yang dekat dengan masyarakat. Di sisi lain, kreator memiliki kapasitas membungkus informasi menjadi lebih menarik, tetapi membutuhkan dukungan data dan akses informasi yang valid dari pemerintah. Kehadiran forum ini menjadi jembatan untuk menautkan dua kebutuhan tersebut.

Dengan terselenggaranya forum ini, Diskominfo Sidoarjo berharap tercipta ekosistem komunikasi publik yang modern, berkelanjutan, dan mampu memperkuat citra positif Kabupaten Sidoarjo di mata masyarakat luas. Forum ini menjadi tonggak awal lahirnya kolaborasi baru antara pemerintah dan para kreator konten, yang ke depan akan berperan besar dalam membangun optimisme, mengangkat isu pembangunan, serta memperluas partisipasi publik melalui media digital. (Yard)

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKUTI

9,202FansLike
27,149FollowersFollow
37,400FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

BERITA POPULER