KOTA, SIDOARJONEWS.id — Salah satu pelanggan Perumda Delta Tirta Sidoarjo mengeluhkan karena tagihan pembayaran bualanannya mengalami kenaikan. Dari rata-rata Rp 45 ribu setiap bulan, naik menjadi sekitar Rp 75 ribu dalam satu bulan terakhir.
Berdasarkan peristiwa tersebut, ia kemudian mendatangi kantor Perumda Delta Tirta yang berada di Jalan Pahlawan.
Dia mengaku penasaran atas peristiwa yang diangap aneh dari biasanya tersebut. Ia menduga apakah ada penyesuaian harga, kerusakan, atau adanya kebocoran pipa di rumahnya? Atau bahkan petugas baca meter yang salah hitung?
Humas Perumda Delta Tirta, Ifan Bakhtiar, usai menerima keluh kesah pelanggan, menjelaskan, saat ini tidak ada penyesuaian tarif.
“Tarif air tetap normal seperti biasa,” ungkap Ifan, Selasa, (11/6/2024).
Dijelaskan Ifan lebih jauh, petugas baca meter juga tidak mungkin salah hitung. Pasalnya, saat ini menggunakan sistem foto. Bukan tulis manual. Jadi angkanya tidak berubah. Kemudian Ifan Bakhtiar meminta nomor pelanggan.
“Mari bersama-sama lihat record penggunaan pelanggan dari awal pasang sampai sekarang,” ucap Ifan menuju meja pengaduan yang berada disisi timur ruang lobi kantor Perumda Delta Tirta Sidoarjo.
Jumlah penggunaan air dan total tagihan memang terekam secara jelas disana. Bisa di print atau di kirim file dokumen jika pelanggan membutuhkan.
Kenapa bisa naik? Ternyata setelah dicetak diketahui ada kenaikan penggunaan air. Lebih dari rata-rata biasanya. Total tagihan pembayaran secara otomatis naik.
Gerak Cepat Tangani Keluhan Pelanggan
Humas Perumda Delta Tirta, Ifan Bakhtiar memastikan setiap keluhan dari pelanggan langsung ditangani. Maksimal 1×24 jam. Proses perbaikan dan setelah selesai harus dilaporkan, disertai foto yang dikirim melalui sistem.
Ifan menjelaskan untuk kerusakan dari meteran ke luar itu menjadi tanggung jawab Perumda Delta Tirta. Kalau dari meteran ke dalam rumah urusan pelanggan.
“Tapi kalau misalkan kami dimintai tolong untuk mengecek tetap kami bantu,” Ifan. “Atau langsung datang ke kantor, akan kami layani dengan baik,” lanjutnya.
Apakah ada pemeriksaan berkala? Dia menegaskan pada saat petugas baca meter Perumda Delta Tirta juga mengawasi. Jika ada kebocoran atau masalah langsung lapor. Begitu juga sebaliknya. Jika pelanggan mengalami kendala juga bisa langsung lapor.
“Karena bagi kami, pelanggan itu bukan hanya sekedar pelanggan. Tapi partner. Saling memberitahu jika ada kendala,” ucapnya.
Disamping itu, pelanggan yang sudah dianggap sebagai partner ini diminta untuk kooperatif jika terjadi kendala. Artinya ketika melapor itu datanya harus lengkap. Kendalanya apa? Namanya siapa? Alamatnya dimana? Dan nomor pelanggannya berapa?.
“Karena dengan jumlah pelanggan ratusan ribu ini, kami tidak mungkin mengawasi satu persatu,” pintanya.
Perumda Delta Tirta Sidoarjo juga telah menyiapkan kanal-kanal pengaduan. Biasa melalui call center 031-8945049/8945039 ataupun melalui direct masseg di media sosial resmi.
“Instruksi dari pak direktur pelayanan Fatihul Faizun, call center penanganan tidak boleh lebih dari 1×24 jam. Sekarang sudah quick respon,” pungkasnya (Ipung)
Sama dengan kejadian ane…tagihan naik 3x lipat dari bulan sebelumnya…