SEDATI, SIDOARJONEWS.id – Aktivitas erupsi Gunung Semeru pada Rabu (19/11) tidak berpengaruh terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. Hingga malam hari, seluruh jadwal pesawat masih berjalan sesuai rencana.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada penerbangan yang terdampak abu vulkanik Semeru. “Sejauh ini masih normal. Penerbangan datang dan pergi masih beroperasi seperti biasa,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (19/11/2025).
Tohir menyebutkan bahwa pemantauan intensif terus dilakukan bersama AirNav Indonesia dan BMKG untuk memastikan jalur udara tetap aman.
“Kami bersama instansi terkait tetap memonitor karena arah sebaran abu bisa berubah mengikuti arah angin,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, Bandara Juanda telah menyiapkan prosedur mitigasi jika sewaktu-waktu terjadi perubahan arah angin atau terdeteksi material vulkanik mendekati area penerbangan.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas. Jika ada perubahan kondisi, kami akan segera berkoordinasi dengan maskapai,” tegasnya.
Sebelumnya, Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang kembali erupsi pada Rabu sore, mengeluarkan awan panas yang terpantau sejak pukul 16.00 WIB. Erupsi tersebut menghasilkan kolom abu setinggi sekitar 2.000 meter di atas puncak, atau 5.676 meter di atas permukaan laut, dengan warna kelabu dan intensitas cukup tebal. Arah angin menggerakkan abu tersebut ke utara dan barat laut.
Hingga informasi terakhir, kondisi di sekitar jalur penerbangan menuju dan dari Bandara Juanda tetap berada dalam kategori aman. (Hnf)





