Monday, March 16, 2026
HomePemerintahanKapolri dan Bupati Sidoarjo Tinjau Terminal Bungurasih, Pastikan Mudik Lebaran 2026 Aman

Kapolri dan Bupati Sidoarjo Tinjau Terminal Bungurasih, Pastikan Mudik Lebaran 2026 Aman

WARU, SIDOARJONEWS.id – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan pelayanan transportasi darat di Terminal Purabaya yang berada di Desa Bungurasih, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (15/03/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh sistem pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal menjelang puncak arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolri didampingi sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Turut hadir Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto, Bupati Sidoarjo Subandi, serta Kapolresta Sidoarjo Christian Tobing.

Rombongan melakukan pemantauan langsung terhadap sejumlah fasilitas pelayanan di terminal yang dikenal sebagai salah satu simpul utama transportasi darat terbesar di Jawa Timur tersebut. Selain meninjau kesiapan fasilitas terminal, Kapolri juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para calon penumpang bus yang akan melakukan perjalanan mudik ke berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Kapolri, kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh pelayanan transportasi bagi masyarakat yang akan pulang kampung berjalan dengan baik dan aman.

“Kami hari ini melaksanakan pengecekan langsung di Terminal Purabaya untuk mengetahui secara detail bagaimana pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Tadi kami juga berinteraksi dengan para penumpang yang akan menggunakan bus untuk mudik, baik perjalanan dalam kota, antar kota antar provinsi, maupun antar pulau,” ujar Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat berada di terminal.

Terminal Purabaya yang lebih dikenal masyarakat sebagai Terminal Bungurasih memang menjadi salah satu pusat mobilitas transportasi darat terbesar di Indonesia. Setiap musim mudik Lebaran, terminal ini selalu dipadati ribuan penumpang yang hendak pulang ke kampung halaman di berbagai wilayah Pulau Jawa maupun luar Jawa.

Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan di lapangan, Kapolri menyampaikan bahwa jumlah penumpang bus di terminal tersebut mulai mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dalam kurun waktu sekitar satu minggu terakhir, jumlah penumpang tercatat mengalami kenaikan lebih dari 30 persen dibandingkan hari-hari biasa.

Lonjakan tersebut diperkirakan akan terus meningkat menjelang puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada pertengahan bulan Maret.

“Dari hasil pemantauan yang kami lakukan, jumlah penumpang dalam tujuh hari terakhir meningkat lebih dari 30 persen. Kami memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 17 hingga 20 Maret 2026,” ungkap Kapolri.

Karena itu, tambahnya, pihaknya memastikan seluruh tahapan pemeriksaan terhadap kendaraan dan pengemudi dilakukan secara maksimal untuk menjamin keselamatan perjalanan para pemudik. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check terhadap bus yang akan digunakan untuk mengangkut penumpang.

Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan kondisi kendaraan seperti sistem pengereman, ban, lampu, serta berbagai komponen teknis lainnya guna memastikan kendaraan layak beroperasi.
Selain pemeriksaan kendaraan, petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengemudi bus.

Pemeriksaan kesehatan tersebut mencakup tes urine serta tes alkohol untuk memastikan para sopir berada dalam kondisi fisik yang sehat dan bebas dari pengaruh zat berbahaya saat mengemudikan kendaraan.

Kapolri juga menegaskan, bahwa langkah tersebut sangat penting untuk mengantisipasi potensi kecelakaan selama masa arus mudik Lebaran.
Menurutnya, keselamatan para penumpang menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi selama periode mudik.

“Kami juga memastikan dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi, termasuk tes urine dan alkohol. Hal ini penting agar pengemudi benar-benar dalam kondisi prima saat membawa penumpang,” jelasnya.

Selain memastikan kesiapan kendaraan dan pengemudi, Kapolri juga mengingatkan seluruh petugas di lapangan agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia meminta seluruh instansi terkait dapat merespons dengan cepat apabila terdapat keluhan dari para penumpang selama masa mudik.

Kapolri berharap dengan adanya koordinasi yang baik antara seluruh pihak, angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dapat ditekan seminimal mungkin.

“Kami meminta seluruh petugas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan merespons setiap keluhan dengan cepat. Harapannya angka kecelakaan bisa ditekan sehingga para pemudik dapat sampai ke rumah masing-masing dengan selamat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para pengemudi bus untuk selalu berhati-hati selama perjalanan serta tidak memaksakan diri mengemudi apabila kondisi tubuh sudah merasa lelah. Kapolri juga meminta perusahaan atau operator transportasi untuk menyiapkan sopir cadangan guna menghindari risiko kecelakaan akibat kelelahan.

“Kami mengingatkan para pengemudi untuk selalu berhati-hati di jalan dan memanfaatkan waktu istirahat apabila merasa lelah. Operator transportasi juga harus menyiapkan sopir cadangan agar keselamatan tetap terjaga,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga telah menyiagakan seluruh jajaran untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momentum Lebaran.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh instansi terkait sangat diperlukan untuk memastikan situasi daerah tetap kondusif selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri.

“Pada prinsipnya seluruh jajaran pemerintah daerah di Kabupaten Sidoarjo harus dalam kondisi siaga menjelang Hari Raya Idul Fitri. Semua pihak harus bersama-sama menjaga wilayah masing-masing agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” ujar Subandi.

Ia juga berharap masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dapat melaksanakan perjalanan dengan lancar dan selamat sampai di tujuan.
Sementara bagi warga yang tidak melakukan perjalanan mudik, pemerintah daerah memastikan situasi di wilayah Kabupaten Sidoarjo tetap aman.

Pengamanan juga difokuskan pada pusat-pusat aktivitas masyarakat seperti pusat perbelanjaan, tempat ibadah, hingga fasilitas publik lainnya yang biasanya ramai selama masa libur Lebaran.

“Bagi masyarakat yang mudik kami berharap perjalanan mereka lancar dan selamat sampai tujuan. Sedangkan bagi warga yang tetap berada di Sidoarjo, kami memastikan kondisi daerah tetap aman dan nyaman,” katanya.

Ia menambahkan, bahwa seluruh pihak akan terus siaga hingga seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri selesai.
Dengan kesiapsiagaan lintas sektor tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

“Dengan kesiapsiagaan seluruh pihak, kami berharap arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, aman, serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri,” pungkasnya.

(Ard)

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKUTI

9,204FansLike
27,122FollowersFollow
37,300FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

BERITA POPULER