SEDATI, SIDOARJONEWS.id – Cuaca buruk masih menjadi momok bagi para nelayan yang ada di wilayah pesisir Kabupaten Sidoarjo. Angin kencang dan ombak besar diprediksi terjadi hingga Agustus 2024 mendatang, ini menjadi salah satu faktor para nelayan tak berani melaut hingga saat ini.
Dari pantauan yang ada di sepanjang jalur sungai yang ada di wilayah Desa Gisik Cemandi, dan Desa Banjar Kemuning, Kecamatan Sedati. Ada puluhan kapal nelayan yang telah hampir seminggu bersandar di bahu sungai.
Sukijan, salah seorang nelayan menjelaskan, bahwa imbas dari tidak melautnya para nelayan, dalam beberapa hari terakhir mereka praktis tidak mendapatkan pendapatan sama sekali.
“Biasanya masih ngantongi 200 ribu sehari, tapi kalau kondisinya seperti ini ya praktis kita pasrah. Paling kita manfaatkan waktu buat memperbaiki perahu yang butuh perbaikan seperti bocor kena ombak,” paparnya, Selasa (23/7/2024).
Dirinya mengungkapkan, tingginya resiko melaut apabila tetap memaksakan untuk kembali bekerja. Hasil yang kurang maksimal, ditambah resiko mesin dan bodi kapal rusak diterjang ombak besar juga harus menjadi pilihannya.
Sukijan berharap, baik pemerintah desa ataupun pemerintah daerah turut ambil andil dan memberikan solusi terhadap nasib para nelayan yang tidak melaut karena cuaca yang tidak bersahabat. (Hnf)