KOTA, SIDOARJONEWS.id — Bakal Calon Bupati Sidoarjo, Subandi dan Bakal Calon Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana mulai bergerilya mencari dukungan koalisi di Pilkada Sidoarjo. Kali ini mereka datang bersilaturahmi kepada Partai Golkar Sidoarjo di Jalan Ahmad Yani, Kamis (16/5/2024).
Mimik Idayana datang lebih awal, sekitar pukul 14.15 WIB. Kemudian disusul Subandi bersama rombongan PKB Sidoarjo. M. Dhamroni Chudlori, Sullamul Hadi Nurmawan bersama pengurus lainnya, juga terlihat ikut mendampingi Ketua DPC PKB Sidoarjo itu.
Kedatangan Subandi-Mimik Idayana disambut langsung Ketua Golkar Sidoarjo, Adam Rusydi, bersama pengurus teras partai berlogo pohon beringin itu.
“Kami ingin membangun koalisi besar. Alhamdulillah hari ini kita bersama Golkar,” kata Subandi.
Menurut Abah Bandi, saat ini sudah ada empat partai politik yang berkomitmen mendukung dirinya. Empat partai tersebut ialah PKB, Gerindra, Partai Nasdem, dan Golkar. PPP dalam waktu dekat akan ikut mengusung.
“PKS juga akan masuk, nanti akan kami agendakan silaturahmi dalam waktu dekat, PAN dan Demokrat juga akan kami ajak kerjasama,” ungkapnya.
Dia menegaskan, koalisi besar ini bukan hanya pada saat momentum Pilkada. Tapi juga dalam mengawal pembangunan di Kota Delta dalam 5 tahun kedepan.
Apakah rekom PKB sudah pasti kepada Subandi-Mimik Idayana?
Subandi menceritakan, kemarin (15/5) dipanggil DPP PKB. Namun, masih ada sedikit persoalan di Partai Gerindra. Sehingga pemberian rekom Pilkada dijadwalkan Kamis, 23 Mei 2024.
“Karena PKB di sini sudah punya wakil (Mimik Idayana) tentu rekom dari PKB langsung berdua (Subandi-Mimik Idayana),” imbuhnya.
Sementara, Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo, Adam Rusydi menyambut baik kedatangan Calon Bupati, Subandi dan Calon Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana.
Adam menilai, langkah yang dilakukan Subandi dan Mimik Idayana merupakan sinergi awal yang baik untuk kabupaten Sidoarjo.
“Silaturahmi yang baik ini tentu akan kami teruskan dan mengusulkan (DPP Golkar) nama Pak Subandi dan Ibu Mimik Idayana untuk berlaga di Pilkada Sidoarjo. Kami tegaskan yang memutuskan rekom itu adalah DPP Golkar,” pungkasnya. (Ipung)