Minggu, November 30, 2025
BerandaPemerintahanWow! Realisasi Pajak Sidoarjo Tembus 93,21 Persen, Ini Rahasia di Baliknya

Wow! Realisasi Pajak Sidoarjo Tembus 93,21 Persen, Ini Rahasia di Baliknya

KOTA, SIDOARJONEWS.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memperkuat fondasi pembangunan daerah kembali terlihat melalui gelaran Bulan Panutan Pajak Daerah 2025 yang diselenggarakan di Pendopo Delta Wibawa pada Kamis (27/11/2025). Acara yang digelar Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo tersebut menjadi momentum penting untuk memberi apresiasi kepada para wajib pajak teladan yang dinilai berperan besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kegiatan yang dihadiri 250 peserta dari berbagai sektor itu melibatkan wajib pajak badan, wajib pajak perorangan, instansi pemerintah, BUMD, serta para pemenang lomba konten digital TikTok dan Instagram Reels “Taxcited Sidoarjo 2025”. Ajang ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan wadah penguatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong kepatuhan pajak yang lebih baik.

Bupati Sidoarjo, H. Subandi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kontribusi para wajib pajak memiliki dampak langsung pada keberlanjutan pembangunan daerah. Menurutnya, pajak daerah bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi fondasi utama dalam penyediaan fasilitas publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pajak adalah kontribusi kita bersama untuk pembangunan infrastruktur, layanan publik, pendidikan hingga pemberdayaan masyarakat. Kepatuhan wajib pajak sangat menentukan keberlanjutan pembangunan Sidoarjo,” tegas Subandi di hadapan peserta.

Ia menambahkan, penghargaan kepada para wajib pajak teladan bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga dorongan moral bagi seluruh pelaku usaha dan masyarakat agar semakin patuh terhadap kewajiban perpajakannya. Subandi berharap semangat positif dari para penerima penghargaan dapat menular ke seluruh wajib pajak lainnya.

“Semoga keteladanan mereka dapat menjadi inspirasi bagi yang lain untuk ikut serta membangun daerah melalui kepatuhan pembayaran pajak,” ujarnya.

Realisasi Pajak Daerah Menguat, Tembus 93,21 Persen

Dalam laporan resmi, Kepala BPPD Kabupaten Sidoarjo, Noer Rochmawati, memaparkan bahwa realisasi penerimaan pajak daerah hingga 26 November 2025 telah mencapai angka signifikan, yakni Rp 1,581 triliun atau 93,21 persen dari target tahunan sebesar Rp 1,696 triliun. Capaian ini diklaim meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, yang hanya mencapai Rp 1,407 triliun.

Peningkatan tersebut disebut Noer Rochmawati tidak lepas dari kerja sama berkelanjutan antara pemerintah daerah, wajib pajak, serta mitra pemungut pajak. Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap kewajiban perpajakan juga terus meningkat berkat berbagai program edukasi, inovasi layanan digital, serta optimalisasi pelayanan publik yang ramah dan efisien.

“Peningkatan ini tidak terlepas dari kepatuhan wajib pajak yang semakin baik dan dukungan semua pihak. Kami juga terus memperkuat kualitas layanan melalui inovasi digital, kemudahan akses layanan, dan peningkatan kompetensi SDM agar masyarakat makin mudah melaksanakan kewajiban pajaknya,” ungkap Noer Rochmawati.

Ia memastikan bahwa BPPD Sidoarjo terus mendorong transformasi digital dalam layanan perpajakan. Langkah ini meliputi pemutakhiran sistem pembayaran, integrasi layanan berbasis mobile, hingga transparansi pelaporan pajak melalui dashboard informasi publik. Dengan demikian, pemerintah berharap sistem perpajakan daerah makin efisien, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Ragam Kategori Penghargaan Wajib Pajak Panutan

Dalam acara Bulan Panutan Pajak Daerah 2025, pemerintah menyerahkan penghargaan kepada berbagai kategori wajib pajak atas kontribusi mereka dalam menopang PAD. Berikut daftar jumlah penerima apresiasi:

826 Wajib Pajak Restoran

128 Wajib Pajak Hotel

773 Wajib Pajak Parkir

100 Wajib Pajak Hiburan

385 Wajib Pajak Non-PLN

2.413 Wajib Pajak Air Tanah

8.929 Wajib Pajak Reklame

836.066 objek Wajib Pajak PBB-P2

19.220 Wajib Pajak BPHTB

2.820 Wajib Pajak Instansi Pemerintah/BUMD

7 Mitra Kerja Pemungut Pajak

Jumlah tersebut menunjukkan betapa luasnya potensi kontribusi pajak daerah yang berasal dari beragam sektor. Tidak hanya pelaku usaha besar, wajib pajak perorangan serta instansi pemerintahan turut andil dalam menopang kekuatan fiskal Kabupaten Sidoarjo.

Program “Taxcited Sidoarjo 2025” Menjadi Magnet Generasi Muda

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam acara ini adalah keberhasilan penyuluhan perpajakan melalui program “Taxcited Sidoarjo 2025”. Program ini berhasil menarik minat lebih dari 110 peserta, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Melalui pendekatan kreatif dan penggunaan media sosial, penyuluhan perpajakan kini dikemas lebih modern dan menarik bagi kalangan muda.

Konten edukasi yang dibuat melalui TikTok dan Instagram Reels dinilai mampu menjangkau audiens secara lebih efektif. Hal inilah yang membuat pemerintah daerah optimistis bahwa kesadaran perpajakan di kalangan generasi muda akan terus meningkat.

Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa edukasi perpajakan tidak harus dilakukan melalui metode konvensional. Dengan pendekatan kreatif, pesan tentang pentingnya pajak dapat diterima lebih ringan tanpa mengurangi substansi edukatifnya.

Pajak Daerah sebagai Poros Pembangunan Sidoarjo

Penguatan sektor perpajakan menjadi salah satu strategi utama Pemkab Sidoarjo dalam menstabilkan perekonomian daerah dan mempercepat pembangunan. Dengan realisasi pajak yang terus meningkat, pemerintah memiliki ruang fiskal yang lebih luas untuk menjalankan program strategis di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, hingga digitalisasi layanan publik.

Selain itu, kontribusi wajib pajak teladan dinilai menjadi kekuatan besar dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah. Pemerintah berharap sinergi yang baik antara masyarakat, pelaku usaha, serta lembaga pemerintah dapat terus terjaga sehingga target PAD tahun-tahun mendatang dapat tercapai secara optimal.

Dengan adanya Bulan Panutan Pajak Daerah, Pemkab Sidoarjo menegaskan bahwa pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Apresiasi kepada wajib pajak teladan menjadi wujud penghormatan atas kontribusi nyata mereka dalam mendorong kemajuan daerah.

Acara ini ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan serta sesi foto bersama seluruh penerima apresiasi. Semangat kebersamaan ini menjadi harapan baru bagi Pemkab Sidoarjo untuk menatap tahun anggaran selanjutnya dengan optimisme tinggi.

(Ard)

 

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKUTI

9,207FansSuka
26,962PengikutMengikuti
36,400PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

BERITA POPULER