KRIAN – Warga Desa Ponokawan, Kecamatan Krian, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang mengapung di aliran sungai setempat, Rabu (29/7/2026) pagi. Identitas korban belakangan diketahui berinisial KL (70), warga Desa Ponokawan.
Jasad lansia tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.15 WIB oleh seorang warga yang tengah melintas. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus berwarna hijau dan celana hitam dalam kondisi hanyut terseret arus.
Melihat tubuh manusia mengapung, warga bergegas menghentikan laju jasad menggunakan batang bambu hingga tersangkut di tepi sungai, sembari melaporkan kejadian itu ke Ketua RT dan kepolisian setempat.
Kapolsek Krian AKP Galih Putra Samodra, membenarkan peristiwa tersebut. Petugas yang tiba di lokasi segera memasang garis polisi, memproses lokasi kejadian, dan mengevakuasi jasad korban bersama tim ambulans.
“Setelah menerima laporan, anggota kami langsung menuju lokasi bersama warga untuk melakukan proses evakuasi. Korban kemudian dibawa ke RSU Anwar Medika untuk menjalani pemeriksaan medis,” ujar AKP Galih.
Dari hasil pemeriksaan medis awal di RSU Anwar Medika, polisi tidak menemukan adanya indikasi tindak kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Kematian korban diduga kuat akibat tenggelam usai terpeleset ke sungai.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan di rumah sakit, tidak ditemukan luka akibat penganiayaan maupun pembunuhan. Dugaan sementara korban terpeleset ke dalam sungai,” tandasnya.
Meski demikian, pihak Polsek Krian masih terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan kronologi pasti hingga korban terjatuh dan tenggelam di aliran Sungai Ponokawan.(tof)





