KOTA, SIDOARJONEWS.id – Nama Sagara Albirrumuda Bramoyo kembali menjadi sorotan dalam dunia taekwondo usia dini. Atlet muda berusia 6 tahun asal Sidoarjo tersebut sukses meraih medali emas pada Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang berlangsung di GOR Bung Tomo Surabaya, Minggu (21/6/2026).
Prestasi tersebut melanjutkan torehan gemilang yang sebelumnya diraih Sagara pada Kejuaraan Taekwondo Piala Bupati Sidoarjo 2026. Dalam ajang yang berlangsung pada 16-17 Mei 2026 di Lapangan Tenis GOR Sidoarjo itu, ia berhasil meraih Golden Gold sekaligus menjadi juara pertama di kategorinya.
Keberhasilan meraih dua gelar juara dalam dua kejuaraan berbeda menjadi pencapaian membanggakan bagi atlet muda binaan Ghost Fighters Club Taekwondo Sidoarjo yang dibina oleh Hartono bersama tim pelatih.
Sagara Albirrumuda Bramoyo lahir pada 3 November 2019. Ia merupakan anak kelima dari enam bersaudara, buah hati pasangan Fatma Siregar dan Nico Bramoyo.
Meski usianya masih sangat muda, Sagara telah menunjukkan semangat berlatih yang tinggi. Ketekunan, disiplin, dan konsistensi pelajar TK A di Sabilur Rosyad ini dalam menjalani latihan setiap hari menjadi modal penting dalam membangun kemampuan teknik, fisik, dan mental bertanding.
Perjalanan prestasi Sagara tidak terlepas dari dukungan penuh keluarga. Di balik keberhasilannya berdiri sosok Fatma Siregar yang memiliki peran ganda sebagai ibu sekaligus asisten pelatih.
Fatma tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembinaan dan persiapan kompetisi. Mulai dari mendampingi latihan hingga mengurus kebutuhan pendaftaran kejuaraan, semuanya dilakukan demi mendukung perkembangan putranya di dunia taekwondo.
“Kami bersyukur atas hasil yang diraih Sagara. Yang paling penting bukan hanya medali, tetapi bagaimana anak-anak belajar disiplin, sportivitas, percaya diri, dan terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik melalui olahraga,” ujar Fatma Siregar.
Menurut Fatma, taekwondo menjadi sarana penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Melalui olahraga, anak-anak belajar menghargai proses, mengendalikan diri, serta memiliki mental yang tangguh dalam menghadapi tantangan.
Pada Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya 2026, Ghost Fighters Club Taekwondo Sidoarjo ini juga tampil impresif dengan membawa pulang total 13 medali. Tujuh medali emas diraih oleh Farel, Haura, Azzam, Zahra, Martin, Sagara, dan Aldo.
Empat medali perak lainnya dipersembahkan oleh Tangguh, Bintang, Vino, dan Echa. Sementara dua medali perunggu berhasil diraih Ilma dan Avril.
Kejuaraan yang berlangsung di GOR Bung Tomo Surabaya tersebut diikuti lebih dari 500 peserta dari 39 klub se-Jawa Timur. Ajang tahunan ini tidak hanya menjadi arena persaingan prestasi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter, disiplin, dan sportivitas bagi para atlet muda.
Ghost Fighters Club Sidoarjo menegaskan bahwa pembentukan karakter memiliki nilai yang sama pentingnya dengan raihan prestasi. Olahraga menjadi sarana untuk membangun kepercayaan diri, disiplin, ketahanan mental, dan jiwa sportif sejak usia dini.
Bagi Fatma Siregar dan Nico Bramoyo, medali emas yang diraih putra mereka merupakan bagian dari proses panjang yang terus berjalan. Keduanya berharap Sagara tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, rendah hati, disiplin, dan mampu terus mengembangkan potensinya di masa depan.
Raihan dua medali emas dalam dua kejuaraan bergengsi menjadi awal perjalanan yang menjanjikan bagi Sagara Albirrumuda Bramoyo. Prestasi tersebut sekaligus membuktikan bahwa kerja keras, konsistensi latihan, dukungan keluarga, dan pembinaan yang tepat dapat melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sidoarjo di tingkat regional maupun nasional.
(Yard)





