KOTA, SIDOARJONEWS.id – Komunitas Blood Strike Sidoarjo menggelar kegiatan kopi darat (kopdar) dan nonton bareng (nobar) bersama para pemain, penggemar, serta pengurus Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Sidoarjo, Minggu, (28/06/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gassing Coffee, Sidoarjo, tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem esports di Kabupaten Sidoarjo.
Selain menjadi wadah berkumpul bagi para pemain Blood Strike, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi mengenai perkembangan game Blood Strike dan peluang pengembangan esports di tingkat daerah. Suasana berlangsung hangat dengan antusiasme peserta yang hadir untuk saling bertukar pengalaman dan gagasan.
Ketua Komunitas Blood Strike Sidoarjo, Muhammad Ariefo Reza Permana, mengatakan komunitas yang dipimpinnya memiliki komitmen untuk mendukung perkembangan esports yang sehat, profesional, dan berprestasi di Kabupaten Sidoarjo.
“Blood Strike Sidoarjo berkomitmen untuk mendukung perkembangan ekosistem esports yang sehat, profesional, dan berprestasi di Kabupaten Sidoarjo. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, kami berupaya menciptakan wadah bagi para pemain untuk mengembangkan kemampuan, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik Sidoarjo di tingkat regional maupun nasional,” ujarnya.
Menurut Ariefo, komunitas tidak hanya menjadi tempat berkumpul para pemain, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun karakter dan budaya kompetitif yang positif di kalangan pecinta esports. Ia menambahkan bahwa setiap kegiatan yang diselenggarakan selalu mengedepankan nilai integritas, fair play, serta pembinaan komunitas yang sehat agar mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan esports.
“Kami percaya bahwa komunitas yang kuat akan menjadi fondasi lahirnya atlet-atlet esports yang berkarakter, kompetitif, dan mampu bersaing di berbagai ajang pertandingan,” tambahnya.
Muhammad Ariefo Reza Permana juga menegaskan, bahwa pihaknya siap menjalin kerja sama dengan ESI Kabupaten Sidoarjo untuk menghadirkan berbagai program pembinaan maupun kompetisi yang dapat memberikan ruang bagi para pemain mengembangkan kemampuan.
“Ke depan, Blood Strike Sidoarjo dan ESI Kabupaten Sidoarjo akan bergandengan tangan untuk menggarap berbagai event dan program pembinaan. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat komunitas serta membuka lebih banyak kesempatan bagi talenta-talenta esports di Sidoarjo,” ujarnya.
Rencana kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari turnamen komunitas, gathering, pelatihan, hingga program pembinaan atlet muda. Seluruh agenda tersebut diarahkan untuk membuka peluang lahirnya pemain-pemain potensial asal Kabupaten Sidoarjo.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua ESI Kabupaten Sidoarjo, Julius Ivan, bersama Sekretaris Umum ESI Kabupaten Sidoarjo, Faizal Farros. Kehadiran pengurus ESI menjadi bentuk dukungan terhadap tumbuh dan berkembangnya komunitas game di Kabupaten Sidoarjo, termasuk komunitas Blood Strike.
Julius Ivan menyampaikan, bahwa meskipun hingga saat ini Blood Strike belum menjadi nomor pertandingan resmi yang dipertandingkan dalam kompetisi ESI, organisasi tetap memberikan dukungan terhadap aktivitas komunitas.
” Meskipun saat ini Blood Strike belum masuk nomor resmi, kami dari ESI tetap mendukung kegiatan komunitas seperti ini agar dapat menciptakan atmosfer esports yang sehat, mempererat persaudaraan antarpemain, dan mendorong perkembangan ekosistem esports di Kabupaten Sidoarjo,” katanya.
Menurut Julius, komunitas memiliki posisi strategis dalam proses pembinaan atlet maupun pengembangan industri esports di daerah. Oleh karena itu, kegiatan yang mampu mempererat hubungan antarpemain sekaligus meningkatkan kualitas komunitas patut mendapat dukungan.
Kegiatan kopdar dan nobar berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas jaringan pertemanan, berbagi pengalaman bermain, serta memperkuat komunikasi antar komunitas.
Melalui kegiatan ini, Komunitas Blood Strike Sidoarjo dan ESI Kabupaten Sidoarjo berharap sinergi antara komunitas dan organisasi esports daerah dapat terus berkembang. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem esports yang sehat, kompetitif, dan mampu mencetak prestasi di tingkat regional maupun nasional.
(Yard)





