KOTA, SIDOARJONEWS.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo telah menetapkan tema debat perdana pemilihan bupati dan wakil bupati (Pilbup) Sidoarjo yang akan digelar, Sabtu 19 Oktober 2024 besok.
Tema besar dari debat Pilbup Sidoarjo merujuk pada visi-misi dan program rencana pembangunan jangka panjang daerah provinsi atau rencana pembangunan jangka panjang daerah Sidoarjo.
Paslon Subandi-Mimik Idayana dan Achmad Amir Aslichin-Edy Widodo bakal adu gagasan dan ide-ide dalam membangun Sidoarjo ke depan.
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo Divisi Teknis, Haidar Munjid menjelaskan, tema debat perdana lebih spesifik bakal membahas peningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah.
“Tema debat perdana ini mencerminkan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah,” ucap Haidar saat dikonfirmasi, Kamis (17/10/2024).
Dalam menentukan tema debat KPU Sidoarjo berpedoman pada Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 1363 Tahun 2024.
“Untuk panelis debat terdiri dari kalangan profesional, akademisi, dan tokoh masyarakat,” ucap Haidar.
Untuk panelis debat pertama, KPU Sidoarjo telah memutuskan ada lima orang panelis, yakni Jarotd Hermansyah, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Arif Supriyono, Dr. Muhammad Sholeh, S.Pd., M.Pd., Dr. Zamroni, S.H., M.Hum dan Musonif Afandi, M.Sosio.
Format Debat
KPU Sidoarjo bakal melangsungkan debat publik perdana pada 19 Oktober, mulai pukul 19.00 – 21.00 WIB di Favehotel Sidoarjo.
Acara debat kandidat calon kepala daerah tersebut bakal disiarkan langsung di YouTube KPU Sidoarjo dan televisi Inews TV.
Ketua KPU Sidoarjo, Fauzan Adhim mengatakan, paslon Subandi-Mimik Idayana dan Achmad Amir Aslichin-Edy Widodo bakal mengikuti debat selama 6 segmen.
Segmen pertama: pembukaan, pembacaan tata tertib, dan penyampaian visi misi paslon. Segmen kedua dan ketiga: pendalaman visi misi sesuai dengan tema debat.
“Baru di segmen keempat dan kelima, ada pertanyaan dari panelis dan tanya jawab dari paslon. Lalu, segmen keenam: penutup,” ucap Fauzan
Fauzan menambahkan, untuk peserta yang bisa masuk dalam arena debat, masing-masing pasangan calon adalah dari partai pengusul dan 20 orang pendukung.
KPU Sidoarjo juga mengundang Forkopimda Kota Delta, tokoh masyarakat, seperti Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Sidoarjo dan Ketua Muhammadiyah Sidoarjo serta akademisi.
“Kami berharap semua paslon bisa mentaati aturan tersebut dengan tidak membawa pendukungnya ke lokasi debat, sesuai dengan yang disepakati bersama,” tutupnya
(Ipung)