Melawan Arus dan Tak Pakai Helm Jadi Pelanggaran Paling Banyak di Operasi Zebra Semeru 2025 Sidoarjo

0
63
Anggota kepolisian saat grlaran operasi zebra semeru 2025/Foto : istimewa
Anggota kepolisian saat grlaran operasi zebra semeru 2025/Foto : istimewa

KOTA, SIDOARJONEWS.id — Pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 di wilayah hukum Polresta Sidoarjo kembali mencatat angka pelanggaran yang cukup tinggi. Selama sepuluh hari berlangsungnya operasi, ribuan pengendara terjaring penindakan karena melanggar aturan lalu lintas.

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Sidoarjo, AKP Ali Rifqi Mubarok mengatakan, total ada 27.326 pelanggar yang terdata. Dari jumlah itu, sebanyak 2.710 pengendara diberikan sanksi tilang, baik melalui sistem elektronik maupun penindakan manual di lapangan.

“Tilang melalui ETLE statis mencatat 39 pelanggar, lalu ETLE mobile menjaring 2.351 kendaraan, dan sisanya 320 pelanggar kami tindak secara manual,” ujar AKP Ali, Jumat (28/11). Sementara itu, 24.616 pelanggar lainnya hanya diberikan teguran karena melanggar kategori ringan.

Ia menjelaskan, pelanggaran paling dominan masih dilakukan pengendara sepeda motor. Banyak ditemukan pengemudi yang melawan arah, tidak memakai helm, tidak memasang spion, hingga menggunakan kendaraan yang tidak sesuai standar teknis seperti knalpot brong dan pelat nomor tidak resmi.

“Untuk roda empat, sebagian besar pelanggaran disebabkan karena tidak memakai sabuk keselamatan,” tambahnya. Berdasarkan data petugas, para pelanggar mayoritas berasal dari kalangan pelajar dan pekerja yang kerap terburu-buru saat berkendara.

AKP Ali menegaskan, Operasi Zebra Semeru tetap memprioritaskan upaya preventif dan edukatif, namun tindakan hukum tetap diberlakukan bagi pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lain. Titik rawan pelanggaran terbanyak berada di wilayah utara Sidoarjo, sepanjang Jalan Raya Waru, Taman, Buduran hingga Krian.

Melalui operasi ini, Satlantas Polresta Sidoarjo kembali mengajak masyarakat agar lebih tertib dan patuh dalam berkendara. “Patuhi rambu-rambu dan utamakan keselamatan. Jangan sampai lalai di jalan karena risikonya sangat besar,” pesan AKP Ali.

(Hnf)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini