Minggu, Agustus 31, 2025
BerandaPemerintahanDibantu DLHK Clean Up, Kades Yudianto Komitmen TPS 3R Kedungcangring Bakal Jadi...

Dibantu DLHK Clean Up, Kades Yudianto Komitmen TPS 3R Kedungcangring Bakal Jadi Role Model Mengolah Sampah di Jabon

JABON, SIDOARJONEWS.id — TPS 3R di Desa Kedungcangkring, Kecamatan Jabon mengalami over kapasitas. DLHK Sidoarjo harus menurunkan 15 truk dan 1 unit alat berat untuk melakukan clean up.

Usai dilakukan clean up, Kepala Desa Kedungcangkring, Yudianto mengaku bakal melakukan evaluasi sistem pengelolaan sampah di desanya.

“Kami disini juga berkomitmen untuk menjadikan TPS 3R ini sebagai role model pengelolaan sampah rumah tangga,” Kata Yudianto, selasa (18/07/2023).

Yudianto mengakui bahwa keberadaan TPS 3R di Desa Kedungcangkring masih baru. Sehingga perlu banyak belajar dan evaluasi.

“TPS kita masih baru, dan pengurus TPS kami masih belajar untuk menyelesaikan persoalan sampah rumah tangga ini,” terangnya.

Kondisi over kapasitas di TPS Kedungcangkring sebenarnya sudah diketahui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo.

Kepala Seksi angkutan DLHK Sidoarjo, Subiyanto mengatakan pihaknya sengaja tidak langsung melakukan clean up karena ingin memberikan efek jera. Sehingga masyarakat memiliki kepedulian untuk mengolah sampahnya sendiri.

Selain itu pihaknya juga menunggu komitmen dan keseriusan pihak desa dalam mengolah sampah rumah tangga di wilayahnya masing-masing.

“Kita harus bersama-sama, masyarakat dan pihak desa harus saling berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan sampah yang ada di desanya,” tegasnya.

Subi, sapaan Subiyanto kembali menegaskan, masalah sampah rumah tangga menjadi tanggungjawab besama, bukan hanya DLHK Sidoarjo.

Gimana cara mengatasinya?. Masyarakat bisa mengurangi sampah rumah tangga dengan cara dipilah dan diolah sendiri.

“Tugas kita memang sebagai pengelolah sampah, tapi masyarakat juga harus mendukung kita dalam mengolah sampah hingga tuntas,” tegasnya.

Diketahui, penyebab utama menumpuknya sampah di TPS Kedungcangkring ialah data warga yang membutuhkan pelayanan sampah rumah tangga di TPS belum valid.

Warga yang terdaftar di pengurus TPS ada 1000, tapi yang buang sampah lebih banyak dari yang terdaftar. Selain itu  juga belum punya tenaga pemilah. (ipung)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKUTI

9,233FansSuka
26,621PengikutMengikuti
35,500PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

BERITA POPULER