TARIK, SIDOARJONEWS.id — Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) melapor ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo usai puluhan baliho atau Alat Peraga Kampanye (APK) salah satu calon legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidoarjo dirusak Orang Tak Dikenal (OTK).
Ada dua caleg Gerindra yang APK-nya dirusak. Pertama, atas nama Muhamad Tri Kiswono Hadi Daerah Pilihan (Dapil) 4 (Krian, Balongbendo, dan Tarik). Kedua, caleg Agus Subandrio Dapil 3 (Prambon, Krembung, Tulangan, dan Wonoayu).
“Ya, Rabu (3/1) kemarin sore, saya didampingi pak Sujayadi (Sekertaris Gerindra Sidoarjo, red) sudah membuat laporan ke Bawaslu,” kata Muhamad Tri Kiswono Hadi saat dikonfirmasi, Kamis (4/1/2023).
Tri Kiswono mengatakan, kejadian perusakan dan penghilangan APK tersebut sudah berlangsung cukup lama. Menurutnya, mulai awal masa kampanye. Kejadian pun beruntun, tidak hanya di satu tempat. Diantaranya di Desa Gampingrowo, Kecamatan Tarik, Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo, juga ada di Keboharan Kecamatan Krian.
“Kejadiannya ini beruntun, selang 2-3 hari dipasang ada yang rusak, ada juga hilang. Padahal baliho saya ini banyak dipasang di tembok rumah kader atau simpatisan saya,” ucapnya.
Tri Kiswono semakin yakin kalau APK dirusak OTK itu karena di baliho yang menampilkan foto dirinya dan capres-cawapres (Prabowo-Gibran) itu ada bekas kaki orang. Diduga dirusak dengan cara ditendang atau diterjang.
Selain itu, ada juga baliho rusak diduga karena dirobek, gambarnya disisakan kepala Tri Kiswono saja. Bagian badan kebawah, hilang. Ada juga yang hanya tinggal kerangka balihonya saja.
“Setelah kami bersama tim kroscek di lapangan ada bekas kaki di banner saya. Kalau rusak karena faktor alam, tidak mungkin ada bekas kaki orang disitu,” ungkapnya.
Caleg nomor 7 itu mengakui, masih belum memiliki bukti yang kuat siapa oknum yang merusak APK-nya. Ia bersama tim pemenangannya masih terus mendalami dan mengumpulkan bukti-bukti pelaku perusakan tersebut.
Usai kejadian ini dilaporkan, ia berharap tidak ada lagi perusakan APK di Kabupaten Sidoarjo, khususnya di Dapil 4 (Krian, Balongbendo, dan Tarik) supaya Pemilu 2024 ini berjalan aman dan kondusif. Tidak sampai terjadi kegaduhan.
“Alhamdulillah, tanggapan dari Bawaslu Sidoarjo sangat baik dan langsung meminta bukti-bukti dan titik mana saja yang dirusak untuk dilakukan penelusuran atas kejadian ini,” imbuhnya.
Sementara, Ketua Bawaslu Sidoarjo, Agung Nugraha, membenarkan adanya laporan perusakan APK milik Caleg DPRD Sidoarjo dari Partai Gerindra.
Agung mengatakan, laporan dari Muhamad Tri Kiswono Hadi dengan status rusak-hilang. Sedangkan yang atas nama Agus Subandrio, status rusak.
“Kalau yang atas nama Agus Subandrio ini yang dilaporkan ada 5 titik baliho rusak di Kecamatan Krembung dan Tulangan,” jelasnya.
Atas kejadian ini, Bawaslu Sidoarjo bersama jajaran Panwascam setempat akan melakukan penelusuran lebih lanjut.
“Langkah kami adalah akan melakukan penelusuran dengan mengumpulkan keterangan pihak-pihak terkait dalam kejadian ini,” pungkasnya. (Ipung)