Minggu, Agustus 31, 2025
BerandaPeristiwaKasus Kekerasan Anak Naik Hingga Angka 220 Selama Tahun 2023 di Sidoarjo

Kasus Kekerasan Anak Naik Hingga Angka 220 Selama Tahun 2023 di Sidoarjo

KOTA, SIDOARJONEWS.id — Sebanyak 220 kasus kekerasan pada anak terjadi sepanjang tahun 2023 di Sidoarjo. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kasie Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Sidoarjo Ritz Noor mengungkapkan, pada tahun 2022, kasus kekerasan ini bertengger di angka 160 kasus.

Berbeda dengan tahun ini, jumlah kasusnya justru naik. Dia menyebut ada 220 kasus yang terjadi pada 2023 kemarin. Jenis kekerasan yang dimaksud itu bermacam-macam. Mulai dari kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pelecehan, pencabulan dan bullying.

“Yang paling tinggi ada 130 anak yang jadi korban pelecehan seksual, pencabulan dan pemerkosaan,” kata Ritz Noor pada Jumat (5/1/2024).

Dia menambahkan, Pelaku kekerasan terhadap anak banyak dilakukan oleh orang-orang terdekatnya sendiri. Mulai dari ayahnya, pamannya hingga orang-orang yang masih memiliki hubungan keluarga.

Ritz Noor menyebut, pemicu terjadinya kekerasan terhadap anak ini banyak disebabkan ketidakharmonisan lingkungan keluarga. Entah masalah ekonomi maupun karena broken home.

“Korban kebanyakan dari kalangan anak remaja SMP atau mereka yang berusia 11 hingga 17 tahun,” ucapnya.

Untuk menekan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan, DP3AKB Sidoarjo membentuk layanan aduan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat Desa (ATBMD). Program layanan ini melibatkan tokoh masyarakat dan pemuda-pemuda di desa.

“Melalui ATBMD ini, kami terus libatkan peran serta tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda desa untuk berperan menekan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan,” pungkasnya. (Ipung)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKUTI

9,233FansSuka
26,623PengikutMengikuti
35,500PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

BERITA POPULER