Minggu, Agustus 31, 2025
BerandaPolitikSubandi dan Iin Sama-sama Optimis Dapat Rekom PKB, Siapa Paling Berpeluang? Ini...

Subandi dan Iin Sama-sama Optimis Dapat Rekom PKB, Siapa Paling Berpeluang? Ini Kata Pengamat Politik

KOTA, SIDOARJONEWS.id — H Subandi dan Achmad Amir Aslichin bersaing ketat untuk mendapat rekom DPP PKB di Pilkada Sidoarjo 27 November besok.

Abah Subandi dan Mas Iin juga telah mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang dilaksanakan oleh DPP PKB pada 14 Juni lalu di Jakarta. Keduanya juga mengaku sangat optimis A. Muhaimin Iskandar bakal memberikan rekom kepada dirinya.

Achmad Amir Aslichin merupakan anggota DPRD Jatim dari Fraksi PKB begitu juga H Subandi adalah Ketua DPC PKB Sidoarjo. Sama-sama berkontribusi untuk partai berlogo bola dunia itu.

Lalu siapa yang paling berpeluang mendapat rekom PKB?

Direktur Eksekutif Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), Baihaki Sirajtj, berpendapat sama-sama memiliki peluang besar untuk mendapat rekom sebagai calon bupati Sidoarjo.

Menurut Baihaki, DPP PKB tidak akan gegabah dalam menentukan jagoannya di Pilkada Sidoarjo. Gus Muhaimin pasti akan berhitung dengan cermat untuk mempertahankan dominasi PKB di Kota Delta yang sudah dikuasai dalam 20 tahun terakhir.

“Subandi dan Mas Iin sama-sama punya plus dan minus,” kata Baihaki, Sabtu (22/6/2024).

Dari analisa Baihaki, Subandi mempunyai nilai lebih sebagai bacabup. Kelebihan Subandi karena saat ini menduduki jabatan sebagai Plt Bupati Sidoarjo hingga masa Pilkada nanti.

Subandi punya akses kuat dan luas untuk selalu menyapa masyarakat sebagai Plt Bupati Sidoarjo. Sosoknya juga sudah sangat teruji. Baik di pemilihan legislatif maupun pemilihan eksekutif.

Masyarakat sudah mengenal kepemimpinannya selama menjadi wakil bupati. “Jadi, ada nilai lebih yang dimilik Pak Subandi dibandingkan Mas Iin,” terang Baihaki.

Bukankah Mas Iin punya basis pemilih sendiri?

Dari hasil survei terakhir yang dilakukan ARCI Indonesia, lanjut Baihaki, Mas Iin memang lebih disukai pemilih milenial. Dia juga pengalaman di kursi legislatif.

Namun, Mas Iin belum punya pengalaman mengikuti pemilihan eksekutif. Berbeda dengan Subandi yang pernah mengarungi dua-duanya.

”Perlu diingat bahwa pemilihan legislatif dan eksekutif sangat berbeda. Mas Iin belum teruji di pemilihan eksekutif,” tegas Baihaki.

Direktur Media Survei Indonesia (MSI), Nanang Haromain, juga berpendapat Subandi dan Mas Iin sama-sama punya keunggulan. Yang perlu dipahami ialah Subandi sudah start lebih dulu. Sejak jadi Wakil Bupati Sidoarjo nama Subandi sudah banyak dikenal masyarakat Sidoarjo.

Sementara, Mas Iin boleh dikata baru mulai sekitar 2 bulan terakhir. Untungnya, dimemori masyarakat masih tercatat bahwa pada Pilkada 2020 lalu Mas Iin sudah berancang-ancang maju sebagai calon bupati.

’’Di sini perlu diingat, Pak Bandi tidak boleh lengah sebagai incumbent,’’ tegas Nanang.

Bagaimana soal rekom DPP PKB? Nanang berpendapat bahwa rekom itu mutlak ada di tangan DPP PKB.

Calon-calon harus bergerak maksimal untuk meningkatkan elektabilitas masing-masing. Subandi jauh lebih unggul dari sisi elektabilitas.
Namun, Mas Iin punya faktor kedekatan.

Ibaratnya, pada Pilkada Sidoarjo 2020 lalu, sebenarnya rekom PKB itu sudah hampir turun ke tangan Mas Iin. Tapi, waktu itu ada Gus Muhdlor.
“Mungkin saja janji DPP PKB waktu itu ditagih lagi oleh Mas Iin,” ujar Nanang Haromain. (Ipung)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKUTI

9,233FansSuka
26,623PengikutMengikuti
35,500PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

BERITA POPULER