KOTA, SIDOARJONEWS.id — Persoalan layanan perparkiran di Kabupaten Sidoarjo sudah tuntas. Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo dan PT Indonesia Sarana Servis (ISS)-KSO sepakat Addendum Perjanjian Kerjasama (PKS).
Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Bambang Pujianto, mengatakan usai semua PKS selesai, PT ISS sudah menyetorkan Rp 6,6 miliar sesuai dengan perjanjian hasil addendum.
“Alhamdulillah PT ISS sudah setor pendapatan Rp 6,6 miliar dan menjadi pendapatan asli daerah,” kata Bambang Pujianto saat ditemui di Kantor DPRD Sidoarjo, Rabu (20/12/2023).
Bambang Pujianto yang merupakan politisi Partai Gerindra itu menyebutkan, dasar penetapan titik parkir dari 359 menjadi 87 itu dari kajian yang dilakukan Universitas Brawijaya Malang.
“Dari kajian tersebut, kemudian dihitung dan disepakati Rp 6,6 miliar. Nilai tersebut bisa bertambah jika ada tambahan titik parkir baru,” ucapnya.
Dalam dokumen addendum yang disepakati juga disepakati durasi kontrak pernjanjian kerjasama tidak ada perubahan. Artinya ISS tetap berhak mengelola layanan perparkiran di Sidoarjo sampai 2025.
“Setiap tahun tetap ada kenaikan nilai kontrak sebesar 7,5 persen,” ucapnya.
Usai persoalan perparkiran ini selesai, Komisi B DPRD Sidoarjo berharap layanan parkir kepada masyarakat bisa semakin lebih baik.
Karena tugas Pemda itu bukan hanya meningkatkan pendapatan, tapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap layanan perparkiran semakin baik dan bisa terus menambah pendapatan untuk Pemkab Sidoarjo,” pungkasnya. (Ipung)