WARU, SIDOARJONEWS.id – Nasib apes menimpa seorang pencuri bernama Hambali (44 taun), warga Kabupaten Lumajang, yang harus babak belur dihajar warga. Pasalnya, ia tepergok melakukan aksi pencurian burung kicau di Desa Bungurasih, Kecamatan Waru pada hari Rabu (1/1/2025) kemarin.
Kanit Reskrim Polsek Waru, AKP Adik Agus Putrawan, saat dikonfirmasi memaparkan, bahwa insiden pencurian tersebut dilaporkan oleh warga pada hari Rabu siang.
Agus melanjutkan, berdasar dari keterangan warga, pelaku ini semula berpura-pura menjadi pejalan kaki yang berseliweran di sekitar lokasi kejadian untuk menggambar suasana.
“Modusnya dia ini mengetuk pagar rumah yang akan ditarget. Tujuannya, jika setelah diketuk tidak respon, maka ia berasumsi orangnya pasti tidak ada dirumah,” papar Agus, Kamis (2/1).
Namun apesnya, pemilik rumah yang saat itu mengetahui gerak-gerik mencurigakan pelaku, membiarkan sebentar dan merekam kejadian pencurian itu dari dalam rumahnya.
“Setelah burung dan sangkarnya yang tergantung di teras rumah berusaha untuk diambil, pemilik rumah keluar dan berteriak maling sehingga mengundang perhatian warga lain,” imbuhnya.
Tak butuh waktu lama, warga yang mendengar teriakan tersebut akhirnya berhasil menangkap pelaku dan sempat dihajar hingga babak belur. Setelahnya, warga menggelandang pelaku ke Polsek Waru.
Kini, pelaku beserta barang bukti burung kicau yang ditaksir harganya hingga 7 jutaan tersebut telah diamankan ke Polsek Waru. (Hnf)